Sifat Manusia Menurut Teori Perubahan Sosial

Ibnu Khaldun menyatakan sifat bawaan manusia adalah agresif, karena seperti Hobbes, Khaldun yakin bahwa orang harus mempunyai kekuasaan yang kuat terhadap manusia untuk mengendalikan keagresifan mereka. Begitu pula teortisi lain menekankan bahwa individu adalah produk dari lingkungan sosialnya. Spencer menghubungkan kepribadian dengan tipe tantangan masyarakat yang berlaku. Marx menyatakan bahwa individu adalah cerminan dari keadaan materiil kehidupan mereka.
Teoritisi ini berasumsi bahwa sifat mudah dibentuk dan kebutuhan terhadap interaksi sosial adalah ciri-ciri bawaan utama manusia.
Teoritisi psikologi sosial secara tersirat menyatakan sejumlah besar kemerdekaan individu. Manusia tidak ditentukan oleh kekuatan dari luar, tetapi bebas untuk memilih cara-cara tradisional atau modern, bebas memperjuangkan pembangunan ekonomi, atau mengejar kepentingan lainnya.
Singkatnya semua teoritisi memandang manusia sebagai makhluk yang mampu berperilaku secara bebas dan dapat mempengaruhi perubahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: