‘Embeddedness’ Ekonomi Dan Perilaku Sosial.

Inti dari pendekatan sosial terhadap transaksi ekonomi adalah tindakan-tindakan ekonomi dilihat sebagai fenomena yang melekat dan tidak dapat dilepaskan begitu saja dengan aspek sosial yang melingkupinya. Dengan demikian ekonomi tidak dapat dianalisis berdiri sendiri sebagai suatu hal yuang otonom, tanpa melihat aspek lain yang mempengaruhinya. Untuk selanjutnya perspektif ini disebut sebagai teori embeddedness (kemelekatan).
Adanya kelangkaan suatu barang yang menjadi kebutuhan manusia,membuat manusia semakin berhati-hati dalam menentukan pilihan tindakan. Manusia semakin bergerak ke tindakan yang semakin efesien dan efektif dengan penuh pertimbangan rasional. Dialektika (pergulatan menemukan sintesa) perjalanan manusia dalam hubungannya dengan suatu situasi yang menuntut pertimbangan matang, merupakan proses konstruksi sosial terhadap kasus ekonomi..
Sebuah kenyataan dihadapkan pada para pengambil kebijakan ekonomi dalam mengamati “proses” ekonomi suatu masyarakat sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan. Satu hal yang mesti ditekankan dalam konteks ini adalah bahwa proses menuju perbaikan ekonomi tidak bisa begitu saja dipahami dengan sebuah perhitungan eksak.
Agenda untuk memasyarakatkan teknologi di kawasan pedesaan mungkin tidak sepenuhnya didasarkan pada analisa ekonomi bahwa mereka (warga desa) akan senantiasa menerimanya dengan terbuka. Di sini berlaku hukum dari nilai-nilai tradisional. Logika yang bermain dalam konteks ini adalah, bahwa ekonomi agraris merupakan tulang punggung para petani di kawasan tersebut dan mereka tidak mau berspekulasi dengan mencoba-coba. Kegagalan dalam berproduksi (bertani) bagi mereka berarti juga merupakan kegagalan berkonsumsi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: